Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Ayat-Ayat Kiri Mengenal Teori Kritis

Bisakah Anarkis Belajar dari Marx?

Detail

Kategori : FILSAFAT
Ketebalan : x + 162 hlm l Bookpaper
Dimensi : 13 x 19 cm l Softcover
Bahasa : Indonesia
Stock: 25
Penerbit: Liberta
Penulis: Wayne Price
Berat : 0.20 Kilo

Deskripsi Bisakah Anarkis Belajar dari Marx?

Marxisme dan anarkisme sama-sama tumbuh dari gerakan kelas buruh dan gerakan sosialis abad 19. Keduanya memiliki tujuan yang sama: mengakhiri kapitalisme, kelas, negara, perang, dan segala jenis penindasan lain. Keduanya menempatkan kelas buruh sebagai agen revolusioner dan beraliansi dengan massa rakyat tertindas lain.

Namun demikian, kaum anarkis menolak konsep Marx tentang negara transisi (“kediktatoran proletariat”), ekonomi pasca-kapitalis yang ternasionalisasi dan tersentralisasi, pembangunan partai, dan kecenderungan determinisme teleologisnya. Kaum anarkis ingin mengganti negara dengan federasi dewan buruh non-negara dan majelis rakyat, mengganti tentara dan polisi dengan tentara rakyat yang demokratis dan terorganisir (milisi), dan mengganti kapitalisme dengan federasi pabrik, industri, dan komune swakelola yang perencanaannya dilakukan secara demokratis dari bawah (bottom-up).

Akan tetapi, banyak juga kaum anarkis yang mengapresiasi teori ekonomi Marx, dimulai sejak Bakunin dan berlanjut sampai hari ini.


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit
Cek Ongkir
Propinsi
Kabupaten
Kecamatan
Berat Gram

PENGIRIMAN