Asal Usul Ekofeminisme Budaya Patriarki dan Sejarah Feminisasi Alam
- Detail
-
Kategori : EKOSOSPOL Ketebalan : 144 hlm l Bookpaper Dimensi : 13x19 cm l Softcover Bahasa : Indonesia Stock: 10 Penerbit: Cantrik Pustaka Penulis: Aurora Pondang
Berat : 0.30 Kilo
Deskripsi Asal Usul Ekofeminisme Budaya Patriarki dan Sejarah Feminisasi Alam
Metafora “Ibu Bumi” pada awalnya dipandang sebagai hal yang positif karena mengandaikan adanya kesadaran bahwa alam, laiknya seorang ibu, telah memberikan banyak manfaat kepada manusia tanpa memungut imbalan dari mereka. Dengan mamakai lensa ini, penggunaan metafora “Ibu Bumi” tampaknya berguna sebagai monumen penghargaan terhadap kodrat perempuan.
Namun belakangan metafora tersebut memunculkan kecurigaan mendasar di kalangan ekofeminis bahwa asosiasi sublim antara alam dan perempuan justru menunjukkan posisi keduanya sebagai entitas yang sama-sama lemah. Peyorasi istilah untuk mengatribusikan alam dengan perempuan lazim dikenal sebagai “feminisasi alam”, suatu tema sentral yang menjadi bahasan buku ini.
Dengan berpijak pada kritik Greta Gaard tentang feminisasi alam, buku ini berhasil melacak asal-usul penggunaan metafora “Ibu Bumi” mulai dari pemikiran Platon hingga Rousseau, sembari tetap berusaha menghadirkan panorama positif dari “Ibu Bumi” dalam kebudayaan tertentu.

