Mengapa Masih Relevan Membaca Marx Hari Ini?
- Detail
-
Kategori : SEJARAH Ketebalan : 179 hal.| Softcover Dimensi : 14x20 cm | Soft Cover Bahasa : Indonesia Stock: 25 Penerbit: Narasi Penulis: Jonathan Wolff
Berat : 0.30 Kilo
Deskripsi Mengapa Masih Relevan Membaca Marx Hari Ini?
Beberapa tahun belakangan kita selalu dicecoki oleh asumsi bahwa Marx sudah ketinggalan zaman. Rezim-rezim Marxis sudah hancur berantakan, dan bersamanya runtuh pulasemua keinginan untuk membaca Marx secara serius. Runtuhnya tembok Berlin menghasilkan gema simbolik luar biasa: ia menjadi tanda bagi keturunan Marx, sekaligus (ilmu) politik dan ekonomi Marxis.
Di buku ini, Jonathan Wolff berpendapat bahwa bagaimanapun juga, Marx tetaplah pengkritik paling dahsyat yang pemah kita miliki, khususnya jika berkaitan dengan masyarakat borjuis, kapitalis, dan liberal. Ia juga menunjukkan bahwa keagungan 'para pemikir besar' bukan hanya didasarkan pada kebenaran teori-teori besar mereka, tapi juga pada sifat-sifat lain seperti orisinalitas, ketajaman, dan sistematika pandangan mereka. Dengan kriteria ini, Marx masih tetap seorang pemikir yang kaya untuk dibaca.
Jonathan Woltt adalah Protesor Filsafat di Universitas Collage London. Dia adalah penulis An Introduction to Politicol Philosophy (U0P) dan Robert Nozick: Pr-operty, Justice and the Minimal State (Polity), dan Ko-editor PoliticalThoughtdalam serial Oxford Readers.

